Ini Tips Dan Cara Menjahit Kain Flanel Bagi Pemula!

Anda bosan dengan kegiatan yang itu itu saja? Ada baiknya Anda mencoba sesuatu yang baru, bisa jadi menjadi sebuah hobi. Salah satu kegiatan yang bisa Anda coba adalah membuat kerajinan tangan dengan bahan dasar kain flanel. Jika Anda yang belum tahu, kain flanel ini banyak pula dimanfaatkan untuk kemeja flanel pria, penggunaan lainnya bisa baca di sini.

Bagi pemula, mungkin ada yang belum tahu cara menjahit kain flanel dan jenis penjahitannya. Pada artikel ini akan dibahas cara menjahit kain flanel menggunakan jarum dan benang. Secara garis besar, ada dua jenis jahitan, yaitu tusuk feston dan tusuk rol.

Memulai Jahitan

Hal yang paling mendasar untuk menggabungkan kain flanel satu dengan yang lainnya adalah dengan menjahit. Nah, tusuk feston ini biasanya digunakan saat menjahit tepi dari dua lembar kain flanel yang digabungkan. Untuk memulainya, awali dengan memasukkan jarum yang sudah diikat benangnya (membulat di ujung bawah) ke sisi dalam dari flanelnya. Tujuannya agar jahitan awal terlihat rapi dan bagus karena tidak tampak dari luar.

Cara mengunci benang adalah dengan memasukkan benang ke dalam jarum, kemudian ikat ujungnya hingga menyatu dan benang sudah tidak bisa keluar dari jarum. Anda bisa memilih menggunakan benang yang ditumpuk dua atau bisa satu benang saja. Ujung benang yang telah disimpul atau dikunci ini berfungsi untuk pengait pada kain flanel.

Jahitan ini sebenarnya biasa saja, sama seperti jahitan lainnya. Tusuk feston ini pun bisa sebagai atribut dekorasi. Dengan jarak yang sama antar jahitan, kreasi kain flanel akan tampak rapi dan cantik. Selain itu bisa juga menggunakan tusuk rol, bedanya, Anda tidak menarik benang ke dalam sebagaimana tusuk feston.

Pemilihan benang

Walaupun terkesan sepele, pemilihan benang sangatlah penting dalam penjahitan kain flanel ini. Tips yang dapat Anda terapkan adalah pilihlah benang yang tidak tipis, namun juga tidak terlalu tebal. Sesuaikan warna benang dengan warna kain flanel yang akan Anda jahit. Pemilihan benang ini akan sangat berdampak pada hasil akhir kreasi kain flanelnya.

Pilih arah jahit

Tidak ada patokan pasti dari mana sebaiknya Anda memulai jahitan. Anda bisa memulai dari kiri ke kanan maupun arah sebaliknya. Hal ini ditentukan dengan kebiasaan dan kenyamanan Anda. Kemudian lanjutkan dengan memasukkan jarum menembus dari belakang ke depan kain. Sesuaikan jarak jahitan dengan tepi jahitan. Jangan terlalu jauh, maupun terlalu dekat dengan tepi. Gunakan bantuan jempol kiri untuk menekan kain jika jarum susah untuk masuk. Tarik jarum, hingga simpul benang sudah menempel pada flanel.

Jika hanya satu lapis saja yang dijahit simpul lebih baik berada pada sisi belakang. Jika Anda menjahit untuk menggabungkan dua lapis kain flanel, maka simpul benang lebih baik berada di dalam kedua lapis kain. Setelah jahitan selesai, hasilnya pasti akan terlihat rapi.

Nah, itu dia sedikit tips dan trik untuk memulai kreasi dengan kain flanel yang dijahit. Terkadang jika Anda terlalu banyak membaca teori namun tidak segera praktik, maka hasilnya adalah nol besar karena Anda tidak segera memulai. Maka cara yang terbaik adalah memulainya sesegera mungkin. Jika ada kesalahan, hal itu wajar, mengingat Anda adalah pemula. Namun tentunya Anda akan dapat belajar dari kesalahan tersebut. Selamat berkreasi dengan kain flanel!

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *