Fakta – fakta Kalung Perak yang Harus Kamu Ketahui

Perhiasan memang sangat digemari wanita, apalagi yang terbuat dari logam mulia. Entah itu perak, emas, atau tembaga, perhiasan tetap menjadi primadona. Salah satu jenis perhiasan yang sangat mencuri perhatian kaum hawa adalah kalung. Perhiasan ini tentu akan semakin menambah kecantikan leher kamu jika dikenakan.Dewasa ini, banyak pengguna perhiasan lebih memilih kalung perak dibandingkan emas. Alasannya sederhana, perak lebih tidak terlihat menonjol dan sangat cocok untuk digunakan tampil sederhana namun tetap terlihat menawan. Tentunya sebagai pengguna kalung perak, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui.

Mari simak ulasan berikut untuk menambah informasi tentang perhiasan kesayanganmu ini.

Fakta - fakta Kalung Perak yang Harus Kamu Ketahui

  1. Perak atau yang sering disebut silver berasal dari kata Anglo-Saxon Seolfor
  2. Perak adalah unsur yang sangat reflektif sehingga sering digunakan sebagai bahan teleskop, cermin, dan sel surya. Warna perak sangat berkilau. Perak dapat mencerminkan 95% spektrum cahaya. Sayangnya, untuk sinar UV, perak merupakan reflektor yang tidak tepat.
  3. Perak sejatinya sudah ada sejak jaman dahulu. Tahukah kamu jika perak merupakan salah satu dari logam-logam mulia yang pertama ditemukan manusia di daratan bumi ini? menurut informasi sejarah, perak sudah ada dan ditemukan sejak 4000-5000 tahun sebelum masehi.
  4. Perak bisa muncul alami atau dapat ditemukan pada bijih tembaga, seng, dan timbale
  5. Perak bersifat germisidal, artinya perak mampu membunuh bakteri-bakteri dan organisme yang lebih rendah
  6. Perak merupakan konduktor listrik terbaik. Dari semua unsur dengan skala penilaian 0-100, perak dapat memiliki nilai 100 saat menghantarkan listrik sementara emas ada di posisi 76
  7. Perak sebesar 1 ons dapat diulur menjadi kawat dengan panjang 2.438 m
  8. Satu butir perak dapat ditekan menjadi lembaran yang ukurannya 150 kali lebih tipis dari lembaran kertas pada umumnya
  9. Bentuk paling umum dari perak adalah sterling. Biasanya sterling silver terdiri dari 92,5% perak dengan campuran logam lainnya
  10. Perak memiliki simbol kimia Ag yang ternyata berasal dari bahasa Sanskit Argunas. Arti katanya sendiri adalah bersinar.
  11. Kalung perak pernah dijumpai dicampur dengan monel
  12. Perak memiliki sifat korosi, yang artinya mudah berubah warna dengan situasi di sekitarnya, apalagi saat terkena udara
  13. Perak lebih rapuh dibanding logam lainnya. Kalung perak dapat tergores, ternoda, dan memiliki bercak
  14. Warna perak dapat memudar jika bersentuhan langsung dengan senyawa sulfur, seperti bawang putih, daging merah, telur, dan asparagus
  15. Kalung perak yang menghitam mungkin disebabkan karena banyaknya bahan patri. Bahan ini adalah bahan sambungan dari satu bagian ke bagian lain yang normalnya memiliki perbandingan perak dan patri sebesar 1 : 0,3.

Itulah fakta-fakta menarik seputar kalung perak yang kamu miliki. Bagaimana? semoga ulasan ini sudah menjawab rasa penasaranmu.

Baca juga Jangan Asal Beli Kalung Emas Jika Tak Ingin Rugi, Ini 4 Pertimbangan Pentingnya

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *