Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Model Baju Atasan Katun Polos!

Saat ini, model baju atasan katun polos memang menjadi salah satu busana yang paling banyak dicari. Selain nyaman digunakan, katun polos juga memiliki harga yang terjangkau sehingga mudah didapatkan oleh berbagai kalangan. Sebelum membeli model baju atasan katun polos, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Beberapa di antaranya adalah kerapihan jahitan serta kualitas bahan. Bahan katun sendiri terdiri dari banyak jenis. Jenis kain katun yang digunakan untuk membuat baju atasan katun polos pun bermacam-macam, antara jenis katun yang satu dengan yang lain memiliki ciri yang berbeda-beda. Berikut adalah jenis jenis kain katun beserta ulasan lengkapnya.

Kain katun berasal dari bahan katun yang terbuat dari serat kapas ringan. Meskipun demikian, serat kapas tersebut sangatlah kuat saat dijadikan pakaian sehingga tak heran jenis kain ini adalah jenis kain yang paling banyak digunakan terutama untuk memproduksi kaos.

Adapun jenis-jenis katun tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Katun biasa

Jenis kain katun yang pertama adalah kain katun biasa. Ciri dari bahan ini adalah sedikit kaku, sedikit tipis, dan tidak elastis atau melar. Selain itu, jenis kain ini memiliki daya serap yang sedang sehingga di pasaran kaos dengan bahan ini dijual dengan harga yang relatif murah. Selain model baju atasan katun polos, varian kaos yang lain yang menggunakan jenis kain katun ini adalah kaos dengan motif garis, bunga-bunga, serta abstrak.

  1. Katun jepang

Bahan kedua yang biasanya digunakan untuk membuat model baju atasan katun polos adalah katun Jepang. Bahan katun jepang merupakan bahan yang terbuat dari seratus persen katun. Hal ini kemudian menjadikan kaos yang terbuat dari bahan tersebut memiliki tekstur yang halus serta daya serap yang bagus.

Harga busana yang terbuat dari jenis katun ini biasanya juga cenderung sedikit lebih mahal. Cara mudah untuk mengetahui sebuah kaos dibuat dengan jenis katun ini adalah dengan melihat pada label kaos tersebut.

  1. Katun paris

Katun paris sebenarnya sama dengan katun jepang, namun lebih tipis ketebalannya, namun memiliki daya serap yang tinggi sehingga harganya juga cukup lumayan.

  1. Katun silk

Jenis katun ini dinamakan silk karena permukaan kain ini terlihat mengkilap. Meski demikian kain ini memiliki daya serap yang rendah bahkan paling rendah di antara jenis katun yang lain. Selain kaos, bahan silk ini juga digunakan untuk membuat rok dan blouse.

  1. Katun kombed

Katun kombed atau combed cotton ini merupakan jenis kain katun yang pada proses akhir pembuatan kain, produsen melakukan penyisiran atau combed sehingga serat-serat halus yang ada pada kain tersebut terpisah. Hal ini kemudian menjadikan kain katun kombed tersebut sangatlah halus dan tidak berbulu.

Biasanya ukuran kain yang ditawarkan adalah ukuran 20s, 24s, dan 30s. Ukuran tersebut menunjukkan ukuran benang yang digunakan. Semakin tinggi ukuran tersebut, maka semakin tipis pula benang yang digunakan dan sekaligus menunjukkan kelenturan atau kelemasan kain.

  1. Katun kardi (Cotton Carded)

Jenis katun terakhir adalah katun kardi. Jenis katun ini hampir sama dengan katun kombed, namun yang membedakan hanyalah jenis katun ini tidak melalui tahapan penyisiran di akhir sehingga pada kain katun ini kamu masih akan menemukan serat-serat halus kain katun tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *